Kebudayaan Karapan Sapi Madura

Updated at : August 25, 2014
Karapan Sapi atau Kerapan sapi adalah suatu istilah dalam bahasa madura yang digunakan untuk menamakan suatu perlombaan pacuan sapi.

 ada dua versi mengenai asal usul nama karapan, versi yang pertama mengatakan bahwa "kerap" yang artinya berangkat dan dilepas secara bersama-sama atau berbondong-bondong, sedangkan versi yang lain menyebutkan bahwa kata kerapan berasal dari bahasa arab kirabah yang mempunyai arti persahabatan.
Kebudayaan Karapan Sapi Madura

Namun terlepas dari dua versi diatas dalam pengertiannya yang umum s
aat ini, kerapan adalah suatu atraksi lomba pacuan khusus bagi binatang sapi. Sebagai catatan didaerah madura khususnya di pulau kangean terdapat lomba serupa yang menggunakan kerbau, pacuan kerbau ini dinamakan mamajir dan bukan karapan kerbau.

Nilai Budaya Karapan sapi

permainan karapan sapi jika dicermati secara mendalam mengandung nilai-nilai yang dapat digunakan dalam kehidupan bermasyarakat, nilai-nilai tersebut adalah kerja keras, kerja sama, persaingan, ketertiban dan sportivitas.

Karapan sapi Madura yang menjadi ciri khas madura sebenarnya terdiri dari beberapa macam yaitu:

1. Kerapan keni ( kerapan kecil )
kerapan ini pesertanya hanya diikuti oleh orang-orang yang berasal dari satu kecamatan atau kawedanan saja, dalam kategori ini jarak yang ditempuh hanya 110 meter.

2. Kerap Raja ( kerap besar )
Perlombaan yang juga sering dikenal dengan kerap negara ini biasanya diadakan di ibukota kabupaten di hari minggu. panjang lintasan pacuan sekitar 120 meter.

3. kerap onjangan ( kerap undangan )
kerap ondangan adalah pacuan khusus yang pesertanya adalah undangan dari suatu kabupaten yang menyelenggarakannya, kerap ini biasanya diadakan untuk memperingati hari-hari besar tertentu.

4. Kerap karisidenan
kerap ini merupakan kerapan besar yang diikuti oleh juara-juara kerap dari empat kabupaten dimadura , kerap ini diadakan di kota pamekasan pada hari minggu yang merupakan acara puncak untuk mengakhiri musim kerapan.