3 Klasifikasi Tumbuhan Lumut (Bryophyta)

Updated at : February 03, 2015
Klasifikasi Tumbuhan Lumut (Bryophyta) - Tumbuhan ini mempunyai enam belas ribu jenis species yang sudah dikenali. Tumbuhan Lumut bisa diklasifikasikan menurut struktur tubuhnya menjadi tiga jenis yakni Lumut Hati (Hepaticeae/Hepaticopsida), Lumut Daun (Musci/Bryopsida) dan Lumut Tanduk (Anthocerotopsida).

Tumbuhan ini adalah tumbuhan darat sejati yang hidup subur di tempat yang lembab dan basah, kecuali satu jenis yang hidup di air yaitu spaghnum. Area penyebaran tumbuhan ini sangatlah luas atau kosmopolit. Tanaman ini sudah bisa melakukan proses fotosintesis sendiri karena sudah mempunyai klorofil tetapi lumut belumlah mempunyai jaringan angkut pada tubuhnya dan untuk menggantikan peran jaringan angkut tanaman ini memliki rhizoid untuk menyerap mineral dan air dari lingkungannya.

Ukuran tubuh lumut termasuk makroskopis, pada tubuh lumut yang masih sederhana berupa lembaran sedang tubuh lumut yang sudah kompleks berupa pohon.
3 Klasifikasi Tumbuhan Lumut (Bryophyta)
ilustrasi siklus hidup lumut

Klasifikasi Tumbuhan Lumut

Lumut Hati (Hepaticeae/Hepaticopsida)
ciri-ciri

  • Mempunyai tubuh berupa talus dan memliki rhizoid. Talus pada lumut hati terbagi menjadi beberapa lobus seperti bentuk hati hewan
  • Saat mengalami fase sporofit pertumbuhan lumut terbatas karena belum memiliki jaringan meristematik
  • Cara berkembang biak tanaman ini secara generatif dengan oogami, dan juga berkembang biak secara vegetatif dengan fragmentasi, tunas dan kuncup eram.
  • gametofitnya mempunyai bentuk anteredium dan arkegonium yang berbentuk meneyerupai sebuah payung. Sedangkan Anteridiumnya memiliki ukuran lebih kecil dengan tudung yang lekuknya lebih dangkal, arkegonium mempunyai ukuran yang lebih besar dengan tudung yang lekuk lebih dalam
  • habitat hidupnya di tempat lembab dan basah.
contoh : Marchantia polymorpha (bisa dimanfaatkan untuk obat hepatitis), Marchantia germinata dan Riccia sp.

Lumut daun (Musci/Bryopsida)
ciri-ciri 
  • Mempunyai struktur tubuh yang mirip dengan batang, daun dan akar (rhizoid), tetapi tidak memliki sel atau jaringan dan fungsi layaknya pada umumnya tumbuhan tingkat tinggi. Sekumpulan tanaman lumut ini membentuk sebuah hamparan hijau yang cukup luas dengan sifatnya yang seperti karet busa sehingga dapat menyerap air dan menahannya.
  • Gametofit lumut ini bisa dibedakan dengan dua macam tingkatan, yakni protonema yang mempunyai bentuk talus menyerupai benang dan gametofora yang berupa tumbuhan lumut. Proses Fotosintesis lumut ini banyak terjadi di bagian gametofora
  • Spora tumbuhan ini terdiri atas 2 lapisan yakni endospora dan eksospora, dengan habitat hidup di tempat yang lembab
  • Spesies tanaman ini yang mempunyai peranan cukup besar adalah Spagnum sp. jenis ini bisa digunakan sebagai pengganti pembalut dan kapas, ternyata secara alami adalah komponen utama dari pembentuk gambut. 
Contoh : Spagnum sp, Gametofit Spagnum sp


Lumut Tanduk (Anthocerotopsida)
ciri-ciri
  • Jika di lihat dari hasil analisis asam nukleatnya, Tanaman lumut ini ternyat memiliki kekerabatan yang paling dekat dengan tumbuhan berpembuluh atau vaskuler jika dibandingkan dengan tumbuhan lumut kelas yang lain
  • Mempunyai kemiripan tubuh dengan lumut hati akan tetapi memliki perbedaan yang terdapat pada sporofitnya. Bentuk sporofit lumut jenis ini menyerupai bentuk kapsul yang memanjang seperti tanduk hewan.
  • Letak Rhizoid lumut ini berada di bagian ventral.
  • Gametofit lumut ini berupa talus, lebar dan tipis dengan bagian tepi yang berlekuk 
  • Habitat hidupnya di daerah dengan kelembaban yang tinggi.
contoh : Anthoceros leavis. 
Demikian informasi tentang Klasifikasi Tumbuhan Lumut (Bryophyta) semoga bermanfaat bagi pengunjung semua mungkin ada yang ingi menambahkan silahkan.[]