Ciri ciri Tumbuhan Lumut (bryophyta)

Updated at : February 02, 2015
Ciri ciri Tumbuhan Lumut (bryophyta) - Tumbuhan merupakan salah satu species mahkluk hidup yang mempunyai jumlah sangat besar di bumi ini, salah satu jenis tumbuhan yang mempunyai species hingga dua puluh lima ribu species adalah tumbuhan lumut. Tumbuhan ini mempunyai habitat hidup di lingkungan dengan iklim dengan suhu cukup hangat sampai suhu dingin, tumbuh subur ditempat yang lembab dan basah.

Ciri ciri Tumbuhan Lumut (bryophyta)
Ilustrasi tumbuhan lumut
Bahkan menurut penelitian tanaman ini dapat menahan beku di daerah bersalju tanpa ada kerusakan pada tubuhnya. Tumbuhan ini akan mudah kita jumpai tumbuh di lantai-lantai dasar hutan, di batang pohon, tembok yang lembab, di sekitar sumur, dan di batu-batuan.

Tumbuhan ini berkembang biak dengan menggunakan spora, karena berkemba biak dengan spora tanaman ini mengalami metagenesis seperti tumbuhan paku. Pengertian metagenesis sendiri yaitu pergiliran keturunan antara fase vegetatif (fase sporofit) dan fase generatif (fase gametofit). Fase gametofit mempunyai waktu hidup yang lebih lama jika di bandingkan dengan fase sporofit. Pada saat mengalami fase sporofit tempat hidupnya menumpang pada gametofit.

Tumbuhan Lumut bisa diklasifikasikan menurut struktur tubuhnya menjadi tiga jenis yaitu :

    Lumut Hati (Hepaticeae/Hepaticopsida)
    Lumut Daun (Musci/Bryopsida)
    Lumut Tanduk (Anthocerotopsida)

Ciri-ciri Tumbuhan lumut secara umum
  • memilki warna hijau, hal ini di karenakan sel-sel nya yang mempunyai klorolas ( plastida ).
  • Struktur penyusun tubuhnya masih sangat sederhana, karena belum mempunyai jaringan pengangkut. 
  • Karena belum mempunyai jaringan pengangkut maka proses pengangkutan air dan zat mineral di dalam tubuh tanaman ini berlangsung secara difusi dengan bantuan dari  aliran sitoplasma. 
  • Dapat hidup dengan baik di rawa-rawa dan tempat yang lembab dan basah. 
  • Memiliki ukuran tubuh sampai 20 cm, pada lumut yang berukuran kecil rata-rata mempunyai tinggi satu sampai dua centimeter sedangkan pada lumut berkuran besar tingginya bisa mencapai 20 cm.
  • Dinding sel pada tumbuhan lumut tersusun dari sellulose. 
  • Gametangium tumubhuan ini terdiri dari anteredium serta archegoniom. 
  • Daun pada tanaman lumut tersusun dari selapis sel berukuran kecil yang mempunyai kandungan kloroplas seperti jala, tetapi tidak pada ibu tulang daunnya. 
  • Tanaman lumut hanya mengalami pertumbuhan memanjang dan tidak mengalami pertumbuhan membesar.
  • Tanaman ini menyerap air dan mineral dari dalam tanah menggunakan rhizoid, karena tanaman ini belum mempunyai akar sejati.
  • Rhizoid yang berfungsi menyerap air dan mineral dari dalam tanah terdiri dari beberapa lapis deretan sel parenkim. 
  • Sporofit yang hidup di ujung gametofit yang berwarna hijau sudah mempunyai klorofil sehingga bisa melakukan proses fotosintesis sendiri.
  • Sporofit tumbuhan lumut terdiri dari kapsul dan seta. 
Demikian informasi tentang Ciri ciri Tumbuhan Lumut (bryophyta) semoga bermanfaat bagi pengunjung semua mungkin ada yang ingi menambahkan silahkan.[]