Metagenesis Tumbuhan Lumut

Updated at : February 04, 2015
Metagenesis Tumbuhan Lumut - Lumut merupakan tanaman yang mempunyai habitat hidup daerah yang lembab seperti di sekitar sumur dan batu-batuan. Tanaman lumut di dalam siklus hidupnya akan mengalami beberapa kali pergiliran keturunan atau metagenesis, metagenesis lumut berlangsung di antara fase haploid (gametofit) dan fase diploid (sporofit). Pada fase gametofit tanaman lumut lebih dominan serta mempunyai masa hidup yang lebih panjang bila dibandingkan dengan fase sporofit lumut, bentuk gametofit tanaman lumut berupa protonema, sedang bentuk sporofina berupa sporogonium.
Metagenesis Tumbuhan Lumut
Bagan metagenesis lumut
Metagenesis lumut diawali dengan berkecambahnya spora jika jatuh di daerah yang cocok dengan habitat hidupnya yg kemudian tumbuh menjadi protalium (protonema). Protonema ada yang berhasil tumbuh besar dan ada juga yang tidak berhasil tumbuh hal ini terjadi karena banyak faktor.

Pada protonema ( lumut muda ) terdapat kuncup yang tumbuh berkembang menjadi tumbuhan lumut dewasa ( tumbuhan gametofit). Pada tumbuhan lumut (gametofit) akan terbentuk alat kelamin betina(arkegonium) dan alat kelamin jantan(anteridium). alat kelamin betina(arkegonium) menghasilkan ovum dan alat kelamin jantan(anteridium) menghasilkan spermatozoid.
siklus hidup lumut
Proses pembuahan ovum oleh spermatozoid akan menghasilkan zigot yang akan berkembang menjadi embrio. Embrio ini lalu akan tumbuh menjadi sporogonium atau sporofit. Kemudian sporofit akan membentuk sporogonium yang terdapat spora . Spora akan terkumpul dalam kotak spora (sporangium). Kemudian spora jika jatuh di tempat yang lembap dan sesuai dengan habitatnya spora akan tumbuh menjadi protonema dan protonema akan tumbuh menjadi tumbuhan lumut dan begitu seterusnya.

Baca juga : Manfaat tumbuhan lumut.

Demikian informasi tentang Metagenesis Tumbuhan Lumut yang saya rangkum dari berbagai sumber semoga bermanfaat bagi pengunjung semua mungkin ada yang ingin
menambahkan silahkan.[]