Peninggalan Zaman Logam di Indonesia

Updated at : February 10, 2015
Peninggalan Zaman Logam di Indonesia - Kenapa pada zaman ini kehidupan manusia purba di namakan zaman logam ? Zaman ini dinamakan sebagai zaman logam karena masyarakat pada zaman ini sudah mempunyai kemampuan membuat benda-benda dengan bahan dasar dari logam. Kemampuan pengolahan logam ini diperoleh oleh nenek moyang kita dari bangsa Dongson atau vietnam. Umumnya di indonesia benda-benda logam pada masa ini di gunakan sebagai alat upacara karena dipercaya mempunyai kekuatan ghaib selain digunakan sebagai alat penunjang kehidupan sehari-hari.

Hasil kebudayaan zaman logam

Peninggalan Zaman Logam di Indonesia
Beberapa hasil kebudayaan zaman logam yang di temukan di indonesia antara lain nekara, moko, kapak corong, candrasa, bejana perunggu, arca perunggu dan perhiasan. Berikut ini pembahasannya satu persatu.

a. Nekara dan Moko
Mempunyai bentuk yang hampir sama dengan genderang tetapi ada sedikit penyempitan di bagian pingangnya. Biasa di gunakan sebagai alat dari upacara. Perbedaan nekara dan moko terletak pada ukurannya, nekara mempunyai ukuran besar sedangkan moko mempunyai ukuran yang lebih kecil ( mempunyai bentuk mirip nekara ). Bentuk nekara da bermacam-macam, ada yang mempunyai banyak hiasan dan ada pula yang polos tanpa hiasan.

Di wilayah indonesia sendiri ditemukan sebuah nekara dengan ukuran besar di desa pejeng di gianyar pulau bali. Nekara ini diperkirakan oleh para ahli merupakan asli hasil kebudayaan indonesia. Nekara ini mempunyai hiasan gambar kepala manusia di empat tempat pegangannya. Nekara jenis lain juga banyak di temukan di wilayah indonesia di antaranya di pulau sumatra, pulau jawa , pulau rote, pulau selayar dan kepulauan kei.

Sedangkan Moko yang mempunyai bentuk lebih kecil ini banyak ditemukan di wilayah Pulau alor dan Manggarai( Pulau flores ). Moko mempunyai fungsi sebgai benda pusaka yang dari kepala suatu suku.

b. Kapak Corong
Biasa juga disebut dengan kapak sepatu karena bentuknya yang mirip dengan sepatu. Kapak sepatu banyak ditemukan di wilayah sulawesi selatan ( pulau selayar ), sulawesi bagian tengah, sumatra bagian selatan, pulau jawa dan si pulau papua yang di temukan di sekitar danau sentani.

Kapak ini umumnya digunakan sebagai alat upacara dan sebagai tanda kebesaran seorang kepala suku atau pemimpin.

c. Candrasa
Candrasa dipercaya biasa di gunakan sebagai alat upacara. Candrasa merupakan sejenis kapak yang sangat halus dalam pembuatannya, Buatannya yang sangat halus ini menandakan sudah tingginya kemampuan yang dimiliki oleh masyarakat pembuatnya.

d. Bejana Perunggu
Bejana perunggu mempunyai bentuk seperti sebuah gitar Spanyol tetapi tidak mempunyai tangkai. Bejana perunggu mempunyai pola hiasan anyaman yang mirip dengan huruf  J . Di wilayah Indonesia bejana perunggu ditemukan di pulau Madura dan pulau Sumatra.

e. Perhiasan
Perhiasan dipercaya mempunyai fungsi sebgai alat tukar dan biasa digunakan sebagai bekal kurbur. Perhiasan yang terbuat dari bahan logam di temukan di daerah Bogor, dearah Bali, dan daerah Malang.

f. Arca perunggu
Arca-arca perunggu yang ditemukan banyak yang menggambarkan manusia dan ada pula yang menggambarkan binatang. arca perunggu ditemukan daerah Bangkinang (Riau), Palembang( sumatraselatan ), Bogor ( limbangan), serta di  Lumajang ( provinsi Jawa Timur ).

Baca Juga : Hasil Budaya Zaman Neolithikum

Demikian sedikit pembahasan tentang Peninggalan Zaman Logam di Indonesia semoga bisa menambah wawasan pengetahuan kita semua.[]