Robot Menjelajahi Lautan untuk Ilmu Pengetahuan

Updated at : April 29, 2015
Sebuah robot dalam jarak 800 kaki berwarna oranye dari kapal peneliti Paragon merupakan bagian dari robot canggih penjelajah lautan, sebuah drone yang memiliki sayap sebagai antenna, yang berkomunikasi dengan satelit dan disambungkan ke ponsel dari sang peneliti. Drone ini berukuran panjang 6 kaki, berat 100 pound dan memiliki bentuk seperti airliner dengan dua sayap dan ekor serta memiliki pesan yang tertempel di badannya yaitu “OCEANOGRAPHIC INSTRUMENT PLEASE DO NOT DISTURB” atau memiliki arti “peralatan oseanografi, mohon untuk tidak diganggu”.

Lautan dan samudra masih menjadi misteri yang sangat kompleks baik komposisi kimia dan hubungannya dengan kehidupan biologis yang ada di dalamnya, serta bagaimana lautan tersebut berubah akibat dari perubahan iklim atau pemanasan global dan pengaruh dari manusia yang lain seperti temperatur, keasaman, arus, kemurnian dan lain sebagainya. Alat yang paling dapat membantu untuk memecahkannya adalah drone. MBARI memiliki beberapa drone yang khusus untuk mengeksplorasi laut dengan beberapa jenis yaitu mesin otomatis yang dapat dilepas di laut terbuka untuk mengumpulkan data, memberikan kesempatan bagi para peneliti untuk memonitor secara langsung. Alat ini selamat dari gigitan hiu. Alat ini juga dapat menjelajah selama berbulan bulan, berada di arus lautan untuk memberikan rangkaian data bagi para peneliti yang duduk dengan tenang di daratan.

Sehingga ketika saat ini banyak pecinta drone terbang, sebenarnya drone yang dapat bekerja di dalam lautlah yang memiliki banyak pekerjaan yang sangat penting terkait dalam ilmu pengetahuan mengenai laut. Alat alat ini adalah pemimpin dari robotisasi di laut bumi. Kedatangan robot robot drone ini sangat tepat waktu, ketika lautan merupakan daerah yang sangat luas dan saat ini berada dalam masalah yang besar. sebuah penelitian menyebutkan bahwa manusia merupakan penyebab dari mulainya kepunahan masal dari sejumlah biota laut. Pemanasan global semakin memanaskan laut, sehingga memaksa ikan pada distribusi yang baru. Lautan menyerap karbon dioksida yang kita lepaskan di udara, mendorong peningkatan keasaman laut yang menyebabkan kerusakan pada terumbu karang.
Robot Menjelajahi Lautan untuk Ilmu Pengetahuan
robot ilustrasi
Baca juga artikel : Fakta Dan Sejarah Menarik Pulau Sumatra.

Demikian artikel yang kami rangkum dari berbagai sumber apabila ada kesalahan di dalam penulisan dan pembahasan di atas mohon saran perbaikannya agar sekiranya bisa lebih baik lagi. Semoga tulisan tentang Robot Menjelajahi Lautan untuk Ilmu Pengetahuan memberi manfaat bagi para pembaca semua. []