Ciri ciri Pantun dan Contohnya Lengkap

Updated at : May 04, 2015
Ciri ciri Pantun dan Contohnya Lengkap - Pantun adalah salah satu dari beberapa jenis puisi lama yang sudah sangat di kenal luas dalam bahasa bahasa yang ada di Nusantara ini. Menurut wikipedia kata pantun berasal dari kata "patuntun" yang di dalam bahasa Minangkabau mempunyai arti petuntun. Di Dalam bahasa Jawa contohnya kita mengenal sebagai parikan, dalam bahasa Sunda biasa di kenal dengan paparikan sedangkan di dalam bahasa Batak biasa di sebut sebagai umpasa. Lazimnya sebuah pantun terdiri dari empat larik atau empat baris, setiap baris itu terdiri atas 8 sampai 12 suku kata, dan mempunyai sajak akhir dengan pola a-b-a-b dan a-a-a-a. Pantun pada awalnya merupakan karya sastra lisan tetapi sekarang banyak juga di jumpai pantun yang tertulis.

Ciri ciri Pantun

  • Pantun mempunyai Bait, dan setiap bait pantun terdiri dari empat baris.
  • Baris pertama dan yang kedua adalah sampiran.
  • Baris ketiga dan keempat adalah isi.
  • Satu baris terdiri atas 4 sampai 6 kata.
  • Satu baris terdiri atas 8 sampai 12 suku kata.
  • Pantun mempunya sajak a-b-a-b dan a-a-a-a (tidak boleh bersajak a-a-b-b ataupun sajak lain)

Contoh penerapan ciri dalam pantun


Luas terbentang kebun lada ( baris satu )
Ladanya di petik ketika temaram ( baris dua )
Jikalau iman terangi dada ( baris tiga )
Hatinya lapang, hidupnya tentram ( baris empat )

Penjelasan dari pantun di atas adalah :

1. Bait pantun di atas terdiri atas empat baris.

2. Sampiran dari pantun di atas adalah 

Luas terbentang kebun lada ( baris satu )
Ladanya di petik ketika temaram ( baris dua )
Baris satu dan baris dua pantun tersebut merupakan sampiran.

3. Isi dari pantun di atas adalah  

Jikalau iman terangi dada ( baris tiga )
Hatinya lapang, hidupnya tentram ( baris empat )
Baris tiga dan baris empat adalah isi dari pantun yang ingin disampaikan oleh pembuatnya. Jika kita membacanya kita bisa menangkap pesan dari pembuat pantun tersebut, pesan tersebut bisa di artikan sebagai berikut; jika hati di hati kita terdapat iman kepada tuhan yang maha esa pasti hati kita lebih lapang dan juga hidup akan menjadi lebih tentram terasa.

4. Jumlah Kata dari contoh pantun di atas adalah

Satu baris pantun umum terdiri atas 4 sampai 6 kata.

Luas-terbentang-kebun-lada ( baris satu )
Ladanya-dipetik-ketika-temaram ( baris dua )
Jikalau-iman-terangi-dada ( baris tiga )
Hatinya-lapang-hidupnya-tentram ( baris empat )

Satu baris pantun umum terdiri atas 4 sampai 6 kata. sedangkan pantun diatas tiap barisnya terdiri dari  empat kata.

5. Satu baris terdiri atas 8 sampai 12 suku kata.

Luas terbentang kebun lada ( baris satu )
Ladanya di petik ketika temaram ( baris dua )
Jikalau iman terangi dada ( baris tiga )
Hatinya lapang, hidupnya tentram ( baris empat )
coba kita hitung berapa jumlah suku kata dari pantun diatas

Lu-as ter-ben-tang ke-bun la-da ( baris satu ) => Terdiri dari 9 suku kata
La-da-nya di-pe-tik ke-ti-ka te-ma-ram ( baris dua ) => Terdiri dari 12 suku kata
Ji-ka-lau i-man te-ra-ngi da-da ( baris tiga ) => Terdiri dari 10 suku kata
Ha-ti-nya la-pang, hi-dup-nya ten-tram ( baris empat ) => Terdiri dari 10 suku kata
Jika kita perhatikan jumlah suku kata pantun diatas berjumlah antara 9 sampai 12. Pantun yang mempunyai jumlah yang kurang dari delapan suku kata dan lebih dari 12 suku kata kemungkinan besar akan rusak nadanya.

6. Pantun mempunya sajak a-b-a-b dan a-a-a-a (tidak boleh bersajak a-a-b-b ataupun sajak lain)


Contoh Pantun yang mempunyai pola a-a-a-a
Kalau orang menjaring ungka
Rebung seiris akan pengukusnya
Kalau arang tercorong kemuka
Ujung keris akan penghapusnya
Pantun diatas berpola a-a-a-a, Karena mempunayi suku kata akhir yang sama, yaitu bunyi -ka: ungka, pengukusnya, kemuka, dan penghapusnya.

Contoh Pantun yang memiliki pola a-b-a-b
Bunga kenanga di atas kubur
Pucuk sari pandan Jawa
Apa guna sombong dan takabur
Rusak hati badan binasa
Demikian sekilas tulisan tentang Ciri ciri Pantun dan Contohnya Lengkap semoga bisa menambah wawasan pengetahuan kita semua.()