Fakta Menarik Tentang Meteor yang Harus Anda Ketahui

Updated at : October 08, 2015
Meteor adalah sebuah penampakan dari jalur jatuhnya meteoroid ke atmosfer bumi, atau umumnya disebut dengan bintang jatuh. Penampakan tersebut terjadi karena panas yang dikeluarkan oleh tekanan ram, bukan sebuah gesekan, anggapan tersebut masih berlaku sebelum hal itu terjadi yaitu ketika meteoroid masuk ke atmosfer. Meteor yang memiliki cahaya terang bahkan lebih terang dari planet Venus sering disebut dengan bolide.

Fakta Menarik Tentang Meteor yang Harus Anda Ketahui

Berikut beberapa fakta unik tentang Meteor yang mungkin Anda belum tahu:

a. Meteoroid, Meteor dan Meteorit
Meteoroid merupakan potongan batu ruang angkasa, kalau terbakar di atmosfer bumi maka sering disebut dengan meteor. Bilamana sebuah meteor sampai hingga permukaan bumi maka disebut dengan meteorit.

b. Kekuatan Meteor Rusia
Ledakan yang dihasilkan dari meteor Rusia mengeluarkan gelombang kejut yang bisa dideteksi dengan sensor infrasonik di sisi lain dari bumi.

c. Kecepatan meteor 
ketika terjadi hantaman yang dilakukan oleh Meteoroid untuk atmosfer bumi, ia dapat melesat dengan kecepatan 130.000 mil per jamnya.

d. Hukum Jual Beli Meteorit
Di negara Afrika Selatan proses jual beli batu meteorit merupakan tindakan illegal.

e. Meteorit kecil dan besar
Meteorit kecil yang lebih dari 2mm biasa disebut dengan micrometeorite sedangkan meteoroid yang memiliki diameter lebih dari 10 meter maka sudah masuk ke dalam kategori asteroid.

f. Jumlah meteorit yang jatuh ke bumi
Sekitar 500 meteorit yang diperkirakan jatuh ke bumi setiap tahunnya, namun hanya 5 hingga 6 buah saja yang berhasil ditemukan dan dipelajari kembali oleh ilmuwan.

g. Menurut sebuah penelitian di tahun 1985, meteorit akan mengenai manusia setiap 180 tahun sekali.

Selain itu ada fakta menarik lain mengenai meteor Leonid :

a. Leonid merupakan sejarah kuno
sebagian besar meteor jatuh ketika hujan meteor Leonid tahunan merupakan hasil dari potongan – potongan kecil komet Tempel Tuttle yang mengambang di luar angkasa selama ribuan tahun.  Maka setiap 33 tahun, komet tersebut akan berputar di sekitar matahari lalu kembali lagi ke luar tata surya. Di setiap orbit bumi, Tempel Tuttle meninggalkan jejak puing lain,  lokasinya pun berbeda – beda dari sebelumnya. Dengan berjalannya waktu jalur puing tersebut akhirnya menyebar. Setiap tahun pula bumi melewati aliran berbeda dan membuat fenomena berperiode hujan meteor Leonid di setiap tahunnya.

b. Meteor Leonid tidak menyentuh tanah
Panas yang dihasilkan oleh meteor atau Meteroid menguap sebagian besar pada ketinggian di udara. Batuan ruang angkasanya lebih besar sehingga menjadi menyerupai ukuran bola basket, umumnya membakar dan tidak akan menyentuh tanah. Walaupun segelintir meteor bisa bertahan hingga tanah karena terbuat dari material yang padar. Namun faktanya material Leonid berasal dari puing – puing komet yang halus, sehingga nyaris 100% meteor ini tidak sampai ke tanah. Fragmen Leonid bisa hancur dengan mudah, karena antara diantara Leonid satu sama lain tidak ada puing yang ukurannya serupa dengan bola basket. Meteor jenis ini akan mengeluarkan cahaya di ketinggian sekitar 60 mil atau 100 kilometer, dan pada pokok intinya meteor Leonid tidak mempunyai kesempatan untuk sampai di atas tanah.

c. Meteor Leonid tidak akan terbakar walaupun ada gesekan
Mitos yang mengatakan bahwa meteor bersinar karena gesekan molekul udara banyak ditemukan artikelnya, namun faktaya meteor bergrak dengan cepat sehingga udara yang ada di sekitarnya dipanaskan oleh fenomena yang disebut dengan ram pressure. Hal itu menyerupai ketika Anda memompa ban sepeda dan menggunakan pompa genggam.





No comments: