Pengertian Satelit, Contoh dan Manfaatnya

Updated at : October 09, 2015
Pengertian Satelit, Contoh dan Manfaatnya - Satelit merupakan benda yang mengorbitkan benda lain dengan periode revolusi atau rotasi tertentu. Terdapat dua jenis satelit yaitu satelit alam dan buatan. Satelit alami merupakan benda di luar angkasa yang bukanlah buatan manusia yang mengorbitkan planet atau benda lain yang berukuran lebih besar dari aslinya, misalnya bulan. Bulan merupakan satelit alami planet bumi, sebetulnya istilah itu juga berlaku untuk planet yang mengelilingi bintang atau bintang yang mengelilingi galaksi, namun sepertinya jarang digunakan. Bumi sendiri sebetulnya adalah satelit alami untuk matahari.

Pengertian Satelit

Satelit buatan merupakan benda ciptaan manusia yang beredar di ruang angkasa yang mengelilingi benda lain seperti satelit palapa yang mengelilingi bumi.

Contoh satelit buatan


a. Satelit komunikasi : satelit yang dibuat manusia lalu dipasangkan di ruang angkasa dengan tujuan untuk dijadikan telekomunikasi radio pada frekuensi gelombang mikro. Namun umunya satelit tersebut memakai orbit geosinkron dan orbit geostasioner, walau untuk beberapa tipe yang baru memakai satelit pengorbit rendah.

b. Satelit bumi : jenis satelit yang dibuat khusus untuk mengamati bumi dari orbit. Misalnya satelit reconnaissance namun dengan tujuan untuk digunakan non militer misalnya meteorologi, membuat peta, mengamati lingkungan.

c. Satelit astronomi : satelit yang dibuat manusia untuk dipakai mengamati galaksi, planet dan benda luar angkasa.

d. Satelit cuaca : satelit buat yang dirancang untuk melihat dan memantau cuaca serta iklim di bumi ini.

e. Satelit tenaga surya : satelit buatan yang diusulkan diciptakan lalu di orbit bumi tinggi menggunakan tranmisi tenaga gelombang mikro untuk menyorotkan tenaga surya ke antenna besar yang ada di bumi sebagai ganti dari sumber tenaga konvensional.

f. Satelit mata mata : satelit yang bermanfaat untuk mengamati bumi atau satelit komunikasi yang dipakai untuk aktifitas militer dan mata-mata.

g. Satelit navigasi : satelit yang digunakan untuk sinyal radio lalu disalurkan ke penerima di permukaan tanah, bermanfaat untuk menentukan lokasi titik permukaan bumi.

Berikut beberapa manfaat dari satelit untuk kehidupan sehari hari :


a. Sebagai alat transmisi sinyal jarak jauh, misalnya untuk jaringan World Area Network, dimana Wan tersebut merupakan cakupan jaringan internet secara global.

b. Untuk repeater di langit, yakni sebagai alat penguat sinyal. Sebut saja jika jarak sinyal yang akan dikirim ke suatu tempat sangat jauh sehingga dibutuhkan repeater atau pendukung agar sinyal semakin kuat atau sebagai penambah daya.

c. Untuk melakukan kajian benda-benda di langit, satelit difungsikan sebagai alat yang digunakan untuk meneliti benda yang ada di alam, entah itu benda bumi atau benda luar angkasa.

d. Untuk memantau keadaan iklim dan cuaca. BMKG menggunakan satelit untuk meliat keadaan suatu tempat seperti angin, air laut, gempa bumi gunung merapi dan lain sebagainya.

Satelit pertama kali dibuat oleh Sputnik 1, diluncurkan oleh Soviet tahun 1957, dan memulai program Sputnik Rusia, Sergei Korolev sebagai kepala desain, dan Kerim Kerimov sebagai asisten. Peluncuran itu menimbulkan lomba ruang angkasa antara Amerikan dan Soviet. Lalu hingga akhirnya Sputnik 1 membantu untuk mengidentifikasi kepadatan lapisa atmosfer dengan mengukur perubahan yang terjadi para orbit, allu memberikan signal radio di lapisan ionosphere. Dikarenakan karena badan satelit ini diisi oleh nitrogen yang mempunyai tekanan tinggi, Sputnik 1 memberi kesempatan pertama untuk mendeteksi meteorit, sebab hilangnya tekanan dalam terjadi karena penetrasi meteoroid yang bisa dipantai dari data suhu yang dikirim ke bumi.

Demikian sedikit informasi tentang Pengertian Satelit, Contoh dan Manfaatnya semoga bermanfaat.





No comments: