Mengenal Transformator, Fungsi dan Cara Kerjanya

Updated at : November 10, 2015
Mengenal Transformator, Fungsi dan Cara Kerjanya - Orang-orang lebih banyak mengenal transformator sebagai trafo. Keberadaan transformator sangat penting mengingat manfaatnya dalam sebuah rangkaian listrik. Transformator sendiri adalah komponen elektronik yang digunakan untuk memidahkan tenaga listrik pada rangkaian listrik. Biasanya pemindahan ini terjadi pada dua buah hingga lebih rangkaian listrik. Dan pemindahan tenaga listrik biasanya dilakukan melalui induksi elektromagnetik.

Pemindahan tenaga listrik bisa terjadi antara dua buah rangkaian listrik jika kebutuhan listrik antara keduanya berbeda-beda. Biasanya perbedaan ini disebabkan oleh perubahan tegangan arus listrik dalam sebuah rangkaian listrik. Sehingga perpindahan harus dilakukan untuk menyesuaikan impedansi yang ada antara sirkuit elektrik yang tidak sinkron dalam rangkaian listrik. Pada akhirnya perpindahan tenaga listrik ini akan membuat tegangan listrik dalam dua buah atau lebih rangkaian listrik menjadi lebih stabil. Karena hal inilah keberadaan transformator sangat penting dalam perpindahan tenaga listrik dalam sebuah rangkaian listrik.
Mengenal Transformator, Fungsi dan Cara Kerjanya

Fungsi transformator

Sebagai salah satu komponen elektronik yang cukup penting, transformator memiliki fungsi yang sangat penting. Salah satunya adalah memindahkan tenaga listrik antara dua buah rangkaian listrik. Biasanya pemindahan ini terjadi dalam sebuah frekuensi yang sama. Sehingga selain memindahkan tenaga listrik, transformator juga memiliki beberapa fungsi lainnya seperti di bawah ini:

  1. Transformator selain memiliki fungsi besar sebagai salah satu komponen elektronik, juga berfungsi dalam sebuah sistem komunikasi. Transformator seringkali digunakan untuk menentukan frekuensi radio dan juga video.
  2. Selain digunakan untuk menentukan frekuensi radio, transformator juga seringkali digunakan untuk menaikkan tegangan listrik. Beberapa barang elektronik yang memanfaatkan transformator untuk menaikkan tegangan listrik adalah komputer, lemari es hingga televisi. Biasanya fungsi transformator ini lebih banyak dimiliki oleh transformator step up. Jumlah lilitan sekundernya lebih banyak karena fungsinya untuk menaikkan tegangan.
  3. Transformator juga banyak dimanfaatkan untuk menurunkan tegangan listrik. Biasanya transformator untuk menurunkan tegangan ini seringkali disebut transformator step up. jumlah lilitannya sekundernya lebih sedikit sementara lilitan primenya lebih banyak. Biasanya transformer step down seringkali digunakan saat Anda mengisi baterai ponsel atau saat Anda mengisi baterai.

Cara kerja transformator

Meski banyak orang sudah mengenal transformator dan fungsinya, namun tidak sedikit diantara mereka yang tidak tahu-menahu cara kerjanya. Cara kerja transformator sendiri sebenarnya tidak terlalu rumit. Pada dasarnya cara kerjanya hampir mirip dengan terjadinya putaran tegangan arus bolak-balik. Sehingga orang-orang yang seringkali bersentuhan dengan transformator pasti sangat mengenal cara kerja komponen elektronik ini.

Saat lilitan primer terhubung dengan arus AC biasanya akan menghasilkan perubahan arus listrik. Perubahan arus listrik yang terjadi akan berpengaruh pada medan magnet yang ada dan membuat inti besi semakin kuat. Nantinya inti besi ini akan mengantarkan perubahan pada lilitan sekunder. Kondisi ini menyebabkan adanya ggl induksi yang terjadi pada lilitan sekunder. Proses ini seringkali disebut juga sebagai induksi bolak-balik  dan cara kerjanya sama dengan induksi elektromagnetik. Dimana keduanya baik induksi bolak-balik atau induksi magnetik juga memiliki penghubung magnetik antara lilitan primer dan sekunder.

Pada intinya cara kerja transformator bekerja berdasarkan hukum Faraday dan juga Lorenz. Dalam hukum Faraday dijelaskan jika gaya listrik yang lewat garis lengkung tertutup akan berbanding lurus dengan perubahan satuan waktu saat arus induksi dilingkari lengkungan tertutup tersebut. Sementara hukum Lorenz menyebutkan jika arus AC yang terdapat dalam sekeliling inti besi akan mengubah inti besi menjadi magnet. Jika magnet dipenuhi lilitan, tentunya lilitan akan memiliki perbedaan tegangan pada kedua ujungnya. Dua hukum yang banyak dikenal saat Anda belajar fisika ini juga diterapkan dalam kerja transformator sehingga dapat berfungsi dengan baik.





No comments: