Pengertian Jangka Sorong Dan Fungsinya

Updated at : November 02, 2015
Pengertian Jangka Sorong Dan Fungsinya - Jangka sorong adalah alat yang digunakan untuk mengukur suatu benda yang memiliki tingkat ketelitian satu per-seratus milimeter, dengan memakai alat ukur ini Anda bisa tahu ukuran suatu benda secara pasti. Jangka sorong ini mempunyai dua buah bagian pengukur, bagian pertama adalah bagian cembung yang berfungsi untuk mengukur panjang suatu benda, dan bagian yang kedua adalah bagian cekung mengarah ke dalam yang memiliki fungsi untuk mengukur diameter bagian dalam suatu benda. Bagian ini umumnya disebut sebagai bagian rahang dari jangka sorong.

Bagian rahang jangka sorong memiliki suatu skala yang bernama skala utama. Besar panjang dari bagian skala utama adalah 1 milimeter. Bagian rahang sorong juga memiliki bagian sebanyak 10 bagian skala yang bernama skala nonius atau skala Vernier. Vernier sendiri diambil dari nama penemunya yang bernama Piere Vernier yang merupakan seorang ahli teknik yang berasal dari Perancis. 10 skala nonius memiliki panjang 9 milimeter. Maka, 1 bagian dari skala nonius ini sama dengan 0,9 milimeter.
Pengertian Jangka Sorong Dan Fungsinya
Jangka sorong digital
Untuk melakukan pengukuran pada diameter sebuah bola, diameter dalam sebuah tabung, dan juga untuk melakukan pengukuran pada kedalaman, biasanya dilakukan dengan jangka sorong sebagai alat ukurnya. Jangka sorong mempunyai skala 0,1 milimeter sebagai skala terkecil, artinya adalah nilai dari dua gores yang dekat jaraknya adalah 0,1 milimeter. Jadi bisa dibilang kalau jangka sorong ini bisa melakukan pengukuran sebuah benda dengan tingkat ketelitian sampai 0,1 milimeter.

Adapun fungsi-fungsi dari jangka sorong adalah sebagai berikut


1. Sebagai alat pengukur diameter bagian luar dari sebuah benda
2. Sebagai alat pengukur diameter bagian dalam dari sebuah benda
3. Sebagai alat pengukur kedalaman sebuah benda
4. Sebagai alat pengukur ketebalan sebuah benda

Berikut ini adalah beberapa cara untuk menggunakan jangka sorong sebagai alat ukur sebuah benda


1. Kendorkan baut pengunci dan geser rahang gesernya, pastikan terlebih dahulu bahwa rahang geser berfungsi dengan benar. Dan periksa terlebih daulu ketika rahang geser tertutup hitungannya berada pada posisi nol.

2. Untuk menghindari kesalahan pengukuran, ada baiknya Anda membersihkan terlebih dahulu permukaan benda yang akan Anda ukur, pastikan tidak ada benda lain yang melekat.

3. Tutup kedua rahang sampai menjepit benda yang akan diukur, kemudian Anda tinggal melihat skalanya.

Berikut ini adalah cara untuk mengukur diameter sebuah benda menggunakan jangka sorong


Melakukan pengukuran pada diameter sebuah benda sama dengan cara yang telah dibahas tadi, hanya bedanya adalah kalau cara yang tadi rahang yang digunakan adalah rahang bagian bawah, dan untuk melakukan pengukuran diameter sebuah benda, rahang yang digunakan adalah rahang bagian atas. Cara penggunaannya adalah dengan merapatkan rahang bagian atas kemudian taruh benda yang akan Anda ukur. Geser rahang geser sampai kedua bagian rahang menekan dan menempel di bagian dalam benda, dan pastikan bahwa bagian dalam dinding jangan miring atau lurus dengan skala.

Cara untuk mengukur kedalaman dengan menggunakan jangka sorong


Caranya hanya cukup untuk menaruh benda yang kedalamannya akan Anda ukur. Geser rahang geser sampai menyentuh bagian permukaan bagian dalam atau dasar lubang. Benda yang ingin diukur juga harus dalam keadaan tidak geser atau dalam keadaan statis. Baca juga Fungsi Anemometer.

Demikian informasi mengenai pengertian jangka sorong, fungsi dan cara penggunaannya yang saya bagikan pada artikel kali ini ya sobat pembaca.





No comments: