Fakta & Informasi Menarik Tentang Kapibara, Hewan Pengerat Terbesar yang Masih Ada di Dunia

Updated at : March 23, 2016
Tidak banyak orang yang mengetahui apa itu hewan yang bernama kapibara. Karena asal hewan ini memang bukan berasal dari Indonesia.

Hewan ini adalah salah satu jenis hewan pengerat. Dan hewan ini adalah hewan pengerat yang terbesar di dunia setelah hewan pengerat sebelumnya telah punah.

1. Kapibara berasal dari Amerika Selatan. Hewan ini merupakan hewan asli daerah tropis dan lembab di sana. Hewan ini dapat ditemukan di daerah Argentina dan juga di wilayah kanal Panama hingga daerah utara Amerika yaitu Uruguay, Venezuela dan Kolombia.
Fakta & Informasi Menarik Tentang Kapibara, Hewan Pengerat Terbesar yang Masih Ada di Dunia
kapibara
2. Di beberapa negara di dunia yang terdapat kapibara, ada banyak nama yang mengikutinya. Bentuk fisik hewan ini seperti marmut dalam ukuran raksasa. Untuk ukuran kapibara jantan sendiri bisa memiliki berat yang mencapai 65 kilogram. Sementara untuk kapibara betina bisa mencapai berat 66 kilogram.

3. Tubuh hewan ini memang sangat besar. Namun, tubuh hewan ini gemuk dan juga pendek. Panjangnya sendiri bisa mencapai 135 cm sementara untuk tingginya bisa mencapai 61 cm dari bahu. Hewan ini juga dikenal sebagai tikus raksasa. Karena sama – sama termasuk hewan pengerat dan juga sangat mirip.

4. Seperti layaknya hewan pengerat pada umumnya, kapibara memiliki dua buah gigi seri yang akan terus tumbuh sepanjang hidup hewan ini. Untuk menggunakan giginya ini, mereka harus mengunyah dan juga menggerogoti sesuatu. Warna bulunya bervariasi dari coklat hingga merah dan juga campuran keduanya.

5. Kapibara juga memiliki kulit yang keras dan juga memiliki bulu yang berminyak. Telinga hewan ini juga pendek, hidungnya juga kecil. Dan bulu – bulu di seluruh tubuhnya juga pendek. Mata kapibara terletak di atas kepalanya  bersama telinga dan hidung dan bentuknya pun sangat kecil.

6. Mata hewan kapibara ini juga mempunyai benjolan besar yang merupakan kelenjar scent.  Hewan ini memiliki kaki yang pendek, namun kaki bagian depannya lebih panjang dari pada kaki bagian belakang. Jari yang dimilikinya ini berselaput. Untuk kaki depannya terdapat 4 jari, sementara kaki belakang 3 jari.


Habitat Kapibara

1. Kapibara adalah salah satu jenis hewan semi aquatik. Hal ini menunjukkan bahwa hewan ini bisa hidup di berbagai habitat. Mulai dari dataran bersemak, hutan hujan hingga daerah yang berawa, bahkan hutan mangrove  dan padang rumput  yang terbuka.

2. Namun kehidupan kapibara ini hanya sebatas pada daerah yang dekat dengan air. Hewan ini mungkin termasuk hewan yang pendiam apabila berada di daratan. Namun, hewan ini mempu berenang dan juga menyelam ke dalam air.

3. Bahkan, kapibara pun mampu diam di bawah permukaan air dan bisa tertidur di dalamnya apabila dalam keadaan terdesak.  Hewan ini juga sangat toleran terhadap perubahan lingkungan yang terjadi. Karena itu, hal ini bisa dimanfaatkan di dalam habitat peternakan dan pertanian.

4. Kapibara terbiasa hidup dalam kelompok. Di mana kelompok dalam kehidupannya ini adalah bagian dari keluarganya. Kelompok keluarganya sendiri terdiri dari satu jenis jantan, dan satu atau beberapa jenis betina dan juga pejantan.

5. Kelompok hewan ini memiliki jumlah 2 sampai 30 ekor kapibara. Jumlah ini akan bergantung pada keadaan iklim, kepadatan populasi dan juga kondisi habitat. Daerah yang menjadi kekuasaan kelompok ini bisa meliputi 10 ha hingga 20 ha. Namun, kelompok ini akan tetap bermigrasi untuk mencari air.

Anatomi Kapibara

1. Kapibara memiliki bentuk lingkar badan yang bulat dengan kepala pendek. Kulit hewan ini pun ditumbuhi bulu kasar yang memiliki warna coklat kemerahan pada bagian tubuh atas dan untuk bagia tubuh bawah atau perut memiliki warna coklat kekuningan.

2. Kapibara dewasa memilki ukuran panjang tubuh mulai dari 107 sampai  134 cm dan memiliki tinggi badan 50 sampai 64 cm. Untuk berat pada usia dewasa ini dari 35 sampai 66 kg. Cara berkomunikasi hewan ini menggunakan siulan, menyalak, dan juga mendengking.

3. Bahkan untuk berkomunikasi pun, hewan ini juga bisa memproduksi kelenjar scent. Kelenjar ini akan mengeluarkan bau untuk memberi tanda pada jenis lainnya. Kapibara juga termasuk herbivora. Sehingga, makannya adalah makan rumput yang dilakukan pada sore hari dan menjelang malam.[]





No comments: