14 Fakta Menarik Mengenai Burung Kenari yang Perlu Kamu Tahu

Updated at : April 03, 2016
Burung kenari memiliki nama ilmiahnya yaitu Senerius Canaria. Burung ini memiliki keunikan suarannya merdu dan bulunya yang indah.

Maka tak jarang banyak orang yang menyukainya sehingga dijadikan sebagai peliharaan di rumah. Dengan demikian dapat menjadi obat stress dalam berbagai aktifitas setiap harinya.

Jenis burung ini pertama kali ditemukan oleh Jean de Berthan Cous yang merupakan seorang pelaut asal Prancis saat abad ke lima belas.

Jenis burung ini memang memiliki banyak warna yang terjadi akibat dari perubahan kondisi dari alam dan juga terjadinya perkawinan silang dengan spesies burung kenari lainnya.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai fakta dari burung kenari ini ada baiknya mengetahui beberapa hal seperti berikut ini.
14 Fakta Menarik Mengenai Burung Kenari yang Perlu Kamu Tahu
burung kenari
14 Fakta mengenai burung kenari yaitu

1. Warna awal burung kenari yang ada ini adalah hijau. Namun dengan perkembangannya yang didapatkan dengan cara beradaptasi dan berkembang biak. Seperti yang telah dijelaskan pada awal paragraf diatas maka burung kenari saat ini memiliki warna yang beraneka ragam.

2. Di negara Indonesia terdapat fakta unik mengenai burung kenari. Jenis burung ini dapat melakukan superfekundansi. Superfekundansi adalah adanya kemampuan burung kenari betina yang mampu menghasilkan telur tanpa adanya pembuahan yang terjadi karena bertemunya dengan sel sperma.

3. Dalam satu kali penetasan telur lebih dari satu dan memiliki anak dengan warna yang berbeda. Dengan demikian satu induk bisa menghasilkan anak burung kenari yang memiliki banyak warna.

4. Saat burung kenari jantan melakukan perkawinan. Maka burung kenari tersebut bisa mengawini betina dari tiga hingga dua puluh ekor burung kenari betina yang terjadi dalam satu hari.

5. Ada banyaknya spesies burung kenari namun hanya satu jenis saja yang memiliki pendengaran sekitar 4 hz saja. Burung yang memiliki pendengaran hanya 4 hz saja yaitu jenis spesies Waterslanger.

6. Burung kenari memiliki masa usia yang sangat lama mencapai usia sembilan tahun. Jenis burung ini pada usia sembilan tahun juga masih bisa berproduksi untuk menghasilkan telur.

7. Dalam penglihatan yang dimiliki oleh burung kenari ini hanya memiliki tiga warna saja. Tiga warna yang bisa dilihat oleh burung kenari ini antara lain yaitu merah, biru dan hijau. Selain itu ada satu lagi sebagai tambahan warna yang dapat dilihat oleh burung kenari adalah spektrum ultraviolet. Kemampuan dapat melihat spektrum ultraviolet ini berdasarkan pada insting alami yang dimiliki oleh burung kenari tersebut.

8. Ketika berada dalam kondisi mabung ini bisa terjadi kurang lebih sekitar 1,2 tahun. Sedangkan pada proses menghasilkan telur biasanya burung kenari akan dapat menghasilkan telur sebanyak tujuh butir sekali bertelur.

9. Pada nama burung kenari tak ada hubungannya dengan buah kenari. Namun nama burung kenari ini diambil dari nama tempat ditemukan yaitu Kepulauan Canary. Sedangkan pulau tersebut merupakan pulau yang memiliki asal nama Canarias. Nama ini berarti anjing dan diberikan untuk pulau tersebut karena pada zaman dahulu di pulau ini terdapat banyak anjing liar.

Baca juga : 
Tips sederhana merawat burung kenari
Persiapan usaha ternak burung kenari
Prospek usaha ternak burung kenari

10. Burung kenari saat ini juga dijadikan banyak orang sebagai salah satu peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Hal ini karena permintaan akan burung kenari memang sangat tinggi.

Selain itu burung kenari juga merupakan spesies yang memiliki keragaman warna bulu yang cantik dan memiliki cara budidaya yang mudah. Asalkan mengetahui mengenai ilmunya maka mengembang biakkan burung ini tak dirasakan susah. Semua ini terbukti dari banyaknya pengusaha burung kenari yang sukses menekuni budidaya burung ini.

11. Jenis burung kenari yang laris di pasaran dan banyak di cari dengan jenis Yoksire. Terlebih apabila burung kenari jenis ini dikawinkan dengan yoksire import. Tentunya akan menaikkan harga jual yang tinggi bagi pecinta burung ini.

Untuk itu tak jarang banyak orang yang membudidayakan dengan mengimport langsung jenis yoksire jantan yang akan dikawinkan dengan betina lokal. Dengan demikian keuntungan yang akan didapatkan menjadi lebih banyak dan mampu untuk dioptimalkan. Sehingga akan memberikan keuntungan yang banyak bagi peternak burung ini.





No comments: