22 Fakta dan Informasi Menarik tentang Komodo si ”The Real Dragon”

Updated at : April 05, 2016
Komodo merupakan salah satu jenis fauna atau hewan endemik yang berasal dari Indonesia. Hewan ini juga termasuk dalam salah satu keajaibab alam yang dimiliki Indonesia yang sudah banyak dikenal di dunia.

Hidup di Pulau Komodo, Pulau Gili Morang, Pulau Rinca dan Pulau Nusa Kode yang berada di kawasan Taman Nasionak Komodo di Nusa Tenggara Timur (NTT). Jumlah popuilasi di beberapa pulau tersebut tercatat sekitar kurang lebih 5.971 ekor.

Sejarah Komodo

Komodo merupakan satu-satunya hewan yang menyandang kata naga di dalam namanya. Ia diberi nama ”The Real Dragon”.
22 Fakta dan Informasi Menarik tentang Komodo si ”The Real Dragon”
Komodo
Nama Naga atau dalam bahasa inggrisnya ”Dragon” ini diberikan saat komodo ditemukan pertama kali sekitar tahun 1910an di Pulau Komodo.

Pada saat itu, beberapa pelaut asal Belanda berkali-kali melihat hewan berukuran raksasa yang disebut naga oleh para penduduk setempat.

Berita mengenai Naga tersebut terdengan oleh Letnan Steyn Van Hensbroek yang pada saat itu menjabat sebagai Administrasi Kolonial Belanda. Letnan Steyn selanjutnya melakukan sebuah ekspedisi dan menangkap serta meneliti Naga tersebut di Belanda.

Baca juga :
12 Fakta dan Informasi Menarik tentang Biawak Si Kadal Besar
16 Fakta Dan Informasi Tentang Kadal Si hewan Bersisik

Setelah diteliti, kemudian diketahui bahwa komodo masih termasuk dalam jenis kadal purba raksasa. Setelah penelitian tersebut nama ”komodo dragon” tetap digunakan untuk binatang besar tersebut.

23 Fakta Menarik tentang Komodo

Berikut fakta menarik mengenai binatang langka ini, komodo :

1. Merupakan spesies kadal yang terbesar di dunia, dengan panjang rata-rata berkisar 2 meter hingga 3 meter.

2. Merupakan jenis hewan purbakala.

3. Walaupun memiliki lubang telinga tetapi tidak mempunyai indera pendengaran.

4. Menggunakan lidahnya untuk mencium dan mendeteksi.

5. Merupakan jenis kadal yang menduduki posisi predator yang berada di puncak serta mendominasi ekosistem pada tempat hidupnya.

6. Merupakan hewan yang hanya bisa ditemui di kawasan Taman Nasional Komodo.

7. Merupakan binatang yang memangsa langsung hewan buruannya tanpa mengunyahnya seperti ular. Dan binatang ini cukup makan satu kali dalam sebulan.

8. Setelah kekenyangan makan, dia akan menyeret tubuhnya untuk mencari sinar matahari yang berfungsi mempercepat proses pencernaannya.

9. Hewan ini di Indonesia tetap dibiarkan hidup sesuai kehidupan aslinya, yakni berburu sendiri tanpa dibantu oleh manusia. Binatang ini memangsan kerbau, kijang, monyet, kuda dan sebagainya. Sedangkan komodo yang masih kecil memakan serangga.

10. Komodo dewasa memiliki berat berkisar antara 70 kg (di alam bebas), sekitar 166 kg (di penangkaran). Berat badan tersebut belum termasuk berat makanan yang sedang dicerna di dalam tubuhnya.

11. Panjang ekor hewan ini sama dengan panjang tubuhnya. Memiliki sekitar kurang lebih 60 buah gigi yang tajam bergerigi dengan panjang sekitar 2.5 cm.

12. Air liur menjadi senjata utamanya, karena mengandung bakteri yang sangat banyak serta berbahaya.

Hanya dengan mengigit mangsanya, dalam beberapa minggu kemudian mangsa yang telah digigit tersebut akan lumpuh yang kemudian akan dimangsanya.

Namun dalam penelitian terbaru, ternyata terdapat 7 saluran bisa di dalam gusinya. Racun dalam gusi tersebut yang dapat membunuh dan bukan karena banyaknya bakteri dalam air liurnya.

13. Usia binatang raksasa ini dapat mencapai 50 tahunan

14. Menjadi binatang yang hampir punah karena populasi betina jauh lebih kecil dibandingkan jantan, dengan perbandingan betina 1 dan jantan 3.

15. Termasuk binatang soliter, namun jika salah satu mendapat mangsa maka yang lain akan datang dan memperebutkan mangsa tersebut.

16. Yang memiliki ukuran terbesar dalam kumpulan biasanya akan makan paling dulu.

17. Komodo dewasa dapat berlari dengan cepat terutama saat ingin memangsa buruannya, kecepatan hingga 18-20 km/jam.

18. Masa kawin hewan ini antara bulan juli dan agustus. Pejantan biasanya lebih agresif dan sering berkelahi karena satu betina diperebutkan tiga pejantan. Hanya pada saat inilah mereka dapat berdiri di atas 2 kaki belakangnya.

19. Betina akan bertelur 1 bulan setelah kawin, jumlah telur antara 15 hingga 30 butir. Telur tersebut akan disembunyikan dalam satu lubang yang memiliki kedalaman hingga 2 meter, agar terhindar dari predator lain sang induk membuat 2 lubang palsu.

20. Biasanya menungggu telurnya selama 3 bulan saja, lalu ditinggalkan. Jika sudah 9 bulan dikubur, anak-anak komodo akan lahir. Tingkat kelahiran mencapai kurang lebih 85%, nemun tingkat hidup sekitar 10% hingga 15%. Tergantung seleksi alam.

21. Keajaiban lain yang dimiliki komodo ialah mampu bertelur tanpa dibuahi pejantan, biasanya kelahiran tersebut menghasilkan komodo-komodo jantan. Hal ini dianggap sebagai salah satu keajaiban dalam menghindari kepunahannya.

22. Memiliki penciuman yang sangat kuat. Penciuman menjadi salah satu kekuatan dan titik kelemahannya.




No comments: